Upacara Hari Pendidikan Nasional tahun 2015

Peringatan hari Pendidikan Nasional tahun 2015 MTsN mgedakan Upacara Bendera yang bertempat di halaman belakang MTsN Tanjunganom.

Foto Bersama Kepala Madrasah

Setelah melaksanakan tugas, PASKIBRA 2015 mendapatkan ucapan selamat dari Bapak H. Nur Ahmad, S.Ag. M.Pd.I. dan foto bersama

Kasih Sayang tanpa Pamrih

Sebelum pelaksanaan UN yang dilaksanakan mulai hari Senin 4 Mei 2015 siswa-siswa MTsN menerima Sosialisasi pelaksanaan UN, tertib, disiplin, rapi harus tetap dijaga, dengan Kasih sayangnya Bapak Hadi Sapuan, S.Pd. merapikan rambut salah seorang siswa agar penampilan anak-anak menjadi rapi.... semangat... dan selamat berjuang semoga semua lulus 100%

Pelaksanaan UN MTsN Tanjunganom 2015

Selamat berjuang semoga sukses

Sikap Ilmiah

Sikap Ilmiah adalah suatu sikap yang menerima pendapat orang lain dengan baik dan benar yang tidak mengenal putus asa serta dengan ketekunan juga keterbukaan. Sikap ilmiah merupakan sikap yang harus ada pada diri seorang ilmuwan atau akademisi ketika menghadapi persoalan-persoalan ilmiah untuk dapat melalui proses penelitian yang baik dan hasil yang baik pula.

Pages

Senin, 01 Agustus 2016

Pembiasaan Sholat Dhuha Hari Jumat


Kegiatan pembiasaan sholat dhuha setiap hari Jumat pagi dilanjutkan dengan kebersihan dan Ekstra Kurikuler 

Jumat, 08 Mei 2015

Sejarah

Sejarah MTsN Tanjunganom
bla.......

Sabtu, 02 Mei 2015

Metode Ilmiah dan Sikap Ilmiah

Sebelum menjelaskan teori ya ng berhubungan dengan metode ilmiah dan sikap ilmiah, penulis akan menjelaskan penjelasan dari metode ilmiah dan sikap ilmiah itu secara terpisah.

Metode Ilmiah

Metode Ilmiah merupakan suatu proses keilmuan dalam memperoleh pengetahuan secara sistematatis berdasarkan bukti yang nyata guna memperoleh penyelesaian dari permasalahan yang sedang dihadapi.  Proses keilmuan dilakukan untuk memperoleh pengetahuan secara sistematis berdasarkan bukti fisik.  Sistematis disini memiliki arti bahwa dalam usaha menemukan kebenaran dan menjabarkan pengetahuan yang diperoleh menggunakan langkah-langkah tertentu yang teratur dan terarah sehingga menjadi suatu keseluruhan yang terpadu. 

Metode Ilmiah menggunakan langkah-langkah yang sistematis dan terkontrol.  Pelaksanaan metode ilmiah ini meliputi enam tahap, yaitu  :
      1.       Mengadakan penelitian lalu merumuskan masalah,
      2.       Mengumpulkan data- data atau keterangan yang ada,
      3.       Menyusun hipotesis atau hipotesa,
      4.       Menguji hipotesis atau hipotesa dengan melakukan percobaan atau penelitian,
      5.       Mengolah data (hasil) percobaan dengan menggunakan metode statistik untuk menghasilkan kesimpulan, dan
      6.       Menguji kesimpulan.

Tujuan dalam mempelajari metode ilmiah adalah salah satu bentuk harapan untuk masa depan.  Oleh karena itu, dalam penulisan ilmiah kita tidak diperbolehkan asal menulis atau mengindahkan kaidah-kaidah dalam penulisan ilmiah.  Dalam penulisan ilmiah, kita harus mempunyai metode agar tulisan dapat dipahami dan dimengerti oleh pembaca dikemudian hari.  Berikut beberapa tujuan dalam mempelajari metode ilmiah  :
      a.       Meningkatkan keterampilan dalam mengorganisasikan dan menyajikan fakta secara sistematis,
      b.      Meningkatkan keterampilan dalam menulis berbagai karya tulis, dan
      c.       Meningkatkan pengetahuan tentang mekanismen penulisan karangan ilmiah.

Selain tujuan, terdapat pula manfaat yang diperoleh dari metode ilmiah.  Berikut manfaat dari metode ilmiah :
      1.       Untuk menghasilkan penemuan berguna,
      2.       Untuk mengembangkan ilmu pengetahuan,
      3.       Untuk memecahkan suatu masalah dengan penalaran, dan
      4.       Untuk mengungkapkan kembali rahasia alam yang belum terungkap.

Kriteria Metode Ilmiah supaya dapat digunakan dalam penelitian adalah sebagai berikut  :
      a.       Berdasarkan fakta,
      b.      Bebas dari prasangka,
      c.       Menggunakan prinsip analisa, dan
      d.      Menggunakan hipotesa.

Metode itu sendiri dapat diambil dari berbagai cara, yaitu :
      1)      Prasangka, yaitu suatu anggapan benar yang kemungkinan benar atau kadang-kadang, malah tidak benar.

      2)      Intuisi, yaitu suatu pendapat seseorang yang diangkat dari perbendaharaan pengetahuannya terdahulu melalui proses yang tidak disadari.

      3)      Trial and error, yaitu metode coba-coba atau untung-untungan.

Sikap Ilmiah

Sikap Ilmiah adalah suatu sikap yang menerima pendapat orang lain dengan baik dan benar yang tidak mengenal putus asa serta dengan ketekunan juga keterbukaan.  Sikap ilmiah merupakan sikap yang harus ada pada diri seorang ilmuwan atau akademisi ketika menghadapi persoalan-persoalan ilmiah untuk dapat melalui proses penelitian yang baik dan hasil yang baik pula.  Sikap ilmiah ini perlu dibiasakan dalam berbagai forum ilmiah, misalnya dalam seminar, diskusi, loka karya, sara sehan, dan penulisan karya ilmiah.

Metode Ilmiah didasari oleh adanya sikap ilmiah.  Sikap-sikap ilmiah tersebut meliputi :
      1.       Obyektif terhadap fakta. 
      2.       Tidak tergesa-gesa mengambil kesimpulan bila belum cukup data yang mendukung kesimpulan itu.
      3.       Berhati terbuka artinya menerima pandangan atau gagasan orang lain.
      4.       Tidak mencampur adukkan fakta dengan pendapat.
      5.       Bersikap hati-hati.
      6.       Sikap ingin menyelidiki atau keingintahuan (couriosity) yang tinggi.
      7.       Sikap menghargai karya orang lain.
      8.       Sikap tekun.
      9.       Sikap berani mempertahankan kebenaran.
     10.   Sikap menjangkau ke depan.

Didalam melakukan penelitian atau pengamatan tidak terlepas dari kegiatan atau eksperimen.  Eksperimen sangat menarik, tetapi sekaligus membahayakan.  Untuk itu, kita perlu mempunyai sikap dalam melakukan pengamatan supaya dalam bereksperimen dapat berjalan dengan baik.

Upacara Hari Pendidikan Nasional



















Jumat, 01 Mei 2015

Hari Pendidikan Nasional

Hari ini memang hari pendidikan nasional , dimana pada tanggal 2 mei tercatat adalah hari kelahiran Ki Hajar Dewantara selaku Bapak Pendidikan Nasional di Indonesia .
Ki Hajar dewantara sendiri dilahirkan pada tanggal 2 mei 1889 dan meninggaal pada tanggal 26 April 1959 dalam usia hampir mencapai 70 tahun , beliau dikenang dengan usahanya dalam membangun pendidikan bagi rakyat Indonesia dengan kondisi pada zaman penjajahan Belanda dimana menu pendidikan belum sepenuhnya dirasakan oleh rakyat pribumi ,
Sempat di asingkan karena kritikan nya terhadap Belanda mengenai ketidak adilan pendidikan bagi warga indonesia , beliau mendirikan sebuah tempat belajar di jogja yang dinamakan Taman siswa .
selamat hari pendidikan nasional tanggal 2 mei 2015 !!!!